Desa Slempit

Kec. Kedamean
Kab. Gresik - Jawa Timur

Artikel

Sejarah Desa

Admin Kominfo

26 Agustus 2016

1.916 Kali dibuka

Asal usul Desa  (Legenda)  Desa  Slempit

Dari berbagai sumber yang telah ditelusuri dan digali, asal - usul  Desa Slempit  memiliki  banyak  fersi  cerita  yang  cukup  berfariatif,  hal  tersebut  disebabkan  oleh banyaknya sumber cerita yang dikemudian bisa dipercaya  dan  dijadikan  pedoman sebagai keramat orang pertama yang datang atau membabat Desa Slempit.

Dari dasar  diatas  akhirnya  legenda  yang  kami  angkat  tokoh  yang  berasal  dari DusunLingsir, Desa Slempit sendiri, karena  secara  umum  masyarakat  meyakinni orang yang pertama membabat hutan  menjadi DusunLingsir sebelum menjadi Desa Slempit, dari  berbagai  sumber  sejarah, asal - usul  Desa Slempit  banyak  versinya namun yang paling kuat adalah sebagai berikut ;

Konon diceritakan bahwa,Putra Kajeng Sunan Giri, yang bernama: Rohmo dalam mempertahankan serangan dari Kerajaan Mojopahit telah  menyusun  kekuatan  di Gunung Pegat dan dimana pada saat itu dari beberapa santrinya banyak yang mengeluh haus karena  tidak  ada  sumber air yang bisa  dimanfaatkan  untuk  minum, serta untuk melakukan kegiatan sholat maka,dengan kekuatan bathin dan magiqnya Eyang Rohmo tongkatnya  ditancapkan  ditanah  dan setelah ditarik maka, muncul sumber air yang deras dan sampai saat ini sumur tersebut dimanakan Sumur gedhe tetapi setiap mau menancapkan tongkatnya, sabuk  (ikat pinggang Eyang Rohmo) selalu lepas dan disempelitkan kembali sampai beberapa kali oleh karena itu dengan sabda  Eyang Rohmo bahwa, kampung ini  dibesuk untuk  diingat  akan saya  beri nama kampung Slempit, dan Gunung Pegat  sebagai saksi bagi para generasi  penerus bahwa di Gunung Pegat ini awal adanya nama kampung Slempit.

Gunung Pegat yang saat ini sebagai maqhomnya Eyang Rohmo masih  tetap ada dan ditandai tumbuhnya dua pohon besar yang dinamakan Randu alas, dan desa Slempit sebelum menjadi desa banyak dipimpin oleh  keturunan dari  para  santrinya

Eyang Rohmo seperti di DusunLingsir  dipimpin  oleh  Loko Joyo, yang  saat itu dalam pemilihannya dengan sistem gethok-gethok uwi yang arti siapa  sebagai  calon  Kepala Desa dan merasa  disenangi  warga  maka, warga  tersebut  langsung  berada  dibelakang calon yang dipilih.

Kepala Desa Loko Joyo menurut cerita menjabat hanya  selama tiga  tahun dan  sebagai  pengganti  saat  itu  juga  melalui  pilihan  dengan  sistim  Gethok - gethok  uwi yang terpilih Surti  putra dari Desa Suci yang menjadi menantu orang Dusunlingsir Kepala Desa Surti menjabat selama lima (5) tahun karena meninggal dunia maka,diadakan pilihan lagi dengan sistem yang sama dan yang terpilih adalah Lim putra dari Surti Kepala Desa sebelumnya.

Di DusunTanggungan yang saat itu juga di pimpin seorang Kepala Desa nama : Tasman. Setelah meninggalnya  seorang  kepala desa saat itu tidak ada yang melanjutkan dalam kepemimpinannya.

Di Desa Slempit juga ada Kepala Desanya yang saat itu dipimpin  oleh  Sauni  dan setelah berhentinya Kepala Desa Slempit  Sauni dan Kepala Desa Lingsir Lim dan pada  masa  Pemerintahan  Indonesia  paska   peperangan  pada  tahun  1946  Desa Slempit  dan Desa  Lingsir digabung  menjadi  satu  desa   yang  dinamakan  Desa Slempit dan dilakukan pemilihan dengan sistem gethok - gethok uwi dan yang mencolonkan diri Bapak Wagipoek dengan Bapak Sauni yang terpilih saat itu  sebagai Kepala Desa Slempit yang pertama dari penggabungan dri Dusunadalah Wagipoek.

Kepala desa Wagipoek semasa menjabat dari tahun 1946 sampai dari thun 1970 telah diadakan kegiatan Adat Desa yang sampai saat ini tetap dilestarikan  dalam  setiap  tahunnya adalah  Adat Keleman (wayangan untuk selamatan padi setelah dipanen)  yang kedua Adat Bersih Desa juga disebut  Ruwah Deso (Tayuban untuk selamatan padi setelah dimasukan dalam lumbung peceklik .

Kedua kegiatan tersebut  diawali dari  tahun 1947  untuk  DusunLingsir dilakukan kegiatan adat desa setiap hari Jum’at Pon baik itu adat keleman maupun adat bersih desa (ruwah deso) dan tempatnya untuk Dusun Lingsir dirumah  Kepala Desa dan untuk Dusun Slempit dirumah carik yang saat ini disebut Sekretaris Desa.

Pada  tahun  1970  Kepala Desa Wagipoek  meninggal dunia  maka, diadakan pemilihan kembali kepala desa yang  baru dengan  sistem  pilihan bitingan dan yang bersaing untuk mencalonkan diri pada saat itu ada lima calon tapi  yang  satu  tidak bisa duduk dikursi calon karena sakit maka,tinggal empat (4) orang yang bersaing dan  yang  terpilih  Sapawi sebagai  Kepala  Desa  Slempit  periode  kedua  setelah Wagipoek  meninggal dan dalam kepemimpinan Sapawi kegiatan kedua adat tetap dilestarikan serperti saat kepemimpinan Kepala Desa Wagipoek.

Kepala Desa Slempit Sapawi  menjabat  dari tahun 1971 sampai dari 1989, semasa kepemimpinan Kepala Desa Slempit (Sapawi) mulai ada perubahan penataan pembangunan dilingkungan, pendidikan, kesehatan dan yang lain.

Setelah  diberlakukan  Undang - undang  Nomor :  5  Tahun 1979  maka, masa jabatan  Kepala Desa Slempit  (Sapawi) dinyatakan berakhir karena sudah melampaui dua masa  jabatan, dengan  adanya  kekosongan  jabatan  kepala desa  saat  itu maka, telah dibuka  pencalon  kepala desa  Slempit .

Pada masa kepemimpinan  kami  kegiatan  adat desa  kami persempit  menjadi satu kegiatan  dengan nama  kegiatan  Adat Bersih Desa yang setiap  tahun sekali kami laksanakan setelah panen padi merupakan tanda syukur kepada Allah SWT sebagaimana barokahnya yang diberikan melalui hasil pertanian. Masa berdiri sampai dengan sekarang Desa Slempit telah  mengalami beberapa pergantian Kepala Desa, adapun  nama - nama  Kepala Desa  yang  menjabat  sebagai berikut.:

1.WAGIPOEK

                    dari tahun 1946 s/d 1970

2. H. SAPAWI 

                    dari tahun 1971 s/d 1989

3. H. SUPARNO DIANTORO.SH.MSi

                     dari tahun 1990 s/d 2007

4. Hj. SUMARMI        

                      dari tahun 2007 s/d 2019

5. SUYITNO                   

                      dari tahun 2019 s/d 2025

 

Demikian selayang pandang atau sejarah singkat Desa Slempit yang dapat kami sampaikan kepada para pengguna informasi, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.

 

 

Komentar yang terbit pada artikel "Sejarah Desa"

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Kepala Desa

SUYITNO

Sekretaris Desa

KUSPRIADI

Kaur Tata Usaha dan Umum

SRI YAYUK

Kaur Keuangan

ACHMAT BASUKI

Kaur Perencanaan

AGUS ANDRAINI

Kasi Pemerintahan

CIPTO

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat

HASAN BASORI

Kepala dusun Slempit

SUPRIYADI

Kepala dusun Lingsir

WIJIONO

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Slempit

Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

Sinergi Program

Komentar

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:189
Kemarin:272
Total:58.418
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:104.23.197.184
Browser:Mozilla 5.0

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.324027
Longitude:112.511243

Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik - Jawa Timur

Buka Peta

Wilayah Desa